Tuesday, June 19, 2012

Siapa sih yang tidak mengenal AC mobil?? komponen yang satu ini merupakan piranti wajib yang harus dimiliki oleh mobil sekarang (jadi inget pacar ane yang pertama namanya hampir mirip namanya dengan nama piranti yang satu ini, xixixixi #sedikit curhat gpp kan..:D). Mungkin ane disini pernah membahas tentang komponen utama AC mobil, komponen pendukung ac mobil dan komponen kelistrikan ac mobil. Hmm... mungkin postingan ane yang satu ini dibuat berdasarkan request dari sobat yang mengunjungi blog ini dan facebook ane (klik). Nah, kebetulan pada semester ini ane mendapat mata kuliah tentang sistem AC. Setelah membaca – baca dan mencari – cari di internet, ane rangkum deh secara sederhana tentang cara kerja sistem AC mobil seperti berikut ini :
bagan cara kerja sistem AC mobil
1.   Kompresor AC bergerak memutar menghisap refrigerant pada sisi tekanan rendah serta memompa gas refrigerant masuk ke kondensor AC dalam kondisi gas bertekanan dan temperatur yang tinggi.
2.      Lalu refrigerant bertekanan tinggi dan berbentuk gas dirubah menjadi cair bertekanan dan bersuhu tinggi oleh kondensor AC.
3.      Refrigerant cair tersebut melewati receiver drier untuk dibersihkan dari kotoran yang ikut masuk.
4.      Setelah melewati Receiver Drier, cairan Refrigerant bertekanan tinggi tersebut masuk menuju expansi valve melalui saluran sempit di expansi valve dan dirubah bentuknya dari  cair menjadi gas (dikabutkan) bertekanan dan bersuhu rendah yang kemudian disalurkan ke evaporator.
5.      Blower atau kipas menghembuskan udara yang kemudian memasuki kisi – kisi evaporator, sehingga udara yang berhembus ke ruang kabin menjadi dingin.
6.      Dari evaporator, kemudian refrigerant dihisap kembali oleh kompresor dan demikian terjadi berulang – ulang.

Komponen utama AC dan Fungsinya :

1.      Kompresor AC
Kompresor AC ini dijalankan bersamaan pada saat mesin berputar (memanfaatkan putaran mesin). Fungsinya untuk menghisap refrigerant dari evaporator dan memompa atau menekannya menuju ke kondensor AC.
2.      Kondesor AC
Berfungsi untuk merubah refrigerant berbentuk gas bertekanan dan bersuhu tinggi menjadi bentuk cair dengan cara mendinginkannya menggunakan ekstra fan atau motor cooling fan.
3.      Receiver Drier
Refrigeran berbentuk cair yang masuk ke receiver drier melalui saluran inlet akan disaring oleh deciscant di dalamnya agar refrigerant lebih bersih dari kotoran dan dikeluarkan melalui saluran outlet. Namun ada beberapa sistem AC mobil biasanya tidak menyertakan receiver drier karena pendinginan yang terjadi di kondensor berjalan dengan baik atau sempurna.
4.      Expansi Valve
Adalah saluran sempit yang mengalirkan cairan refrigerant bertekanan tinggi menuju ke evaporator. Berfungsi untuk merubah refrigerant berbentuk cair bertekanan dan bersuhu tinggi menjadi bentuk gas bersuhu dan bertekanan rendah.
5.      Evaporator
Perubahan bentuk dari cair menjadi gas bersuhu rendah yang terjadi di dalam expansi valve, disalurkan ke kisi – kisi evaporator. hembusan angin yang dihasilkan oleh blower akan melewati kisi – kisi evaporator yang dingin, sehingga hembusan udara yang dingin akan terasa ke ruang kabin kendaraan. Jika kisi – kisi evaporator tersebut banyak terdapat kotoran dan menyumbat maka akan menyebabkan evaporator beku atau hembusan udara tidak dapat tersalur ke kabin (tersumbat).
6.      Heater
Berfungsi sebagai pemanas, sehingga udara dari kabin yang melalui heater akan menjadi panas. Panas yang dihasilkan oleh heater di dapat dengan memanfaatkan saluran air radiator yang panas.

Nah begitulah secara sederhana tentang cara kerja sistem AC mobil berserta komponen utama dan fungsinya. Bagi sobat yang masih bingung, bisa meninggalkan komentar. InsyaAllah akan ane jawab, kita belajar sama - sama sob..:)

5 comments:

Anonymous said...

gan masalah mobil lancer ane pada thermostatnya ga otomatis on/off, padahal beli baru sebulan, jadinya double blower nyala terus kalo ac on, kalo kelamaan gitu bikin berat mesin sampe suka mati tiba-tiba, solusinya gimana ya gan, ganti thermostat atau pake ampli aja ? trims

Ade Gustomo said...

wah klo masalah AC mobil ane gk begitu pham mas,, tapi klo mnurut sya lebih aman klo ganti thermostatnya... jika ingin lebih jelas masalah ac mungkin bisa kunjung kaskus roda4

http://www.kaskus.co.id/forumdisplay.php?f=570

semoga membantu sob..:)

Muhammad Zaenury said...

Mobil saya Peugeot 406 th 2001, skrg lg di bengkel, ktnya heater-nya keropos dan hrs diganti. Awalnya ada problem air radiator masuk kabin jok depan, banjir dech, dan air radiator habis, untung sgr diketahui, jadi gak samapi fatal... mohon pencerahannya, Mas...

Ade Gustomo said...

wah untung y gan.. cob ganti aja heaternya gan.., terus periksa radiatornya apakah ada kebocoran pada selangnya, ada yang sobek atau klemnya(pengikatnya) kendor.. semoga dapat membantu...

M. R. DARMAGUNA HASAN BAGUS said...

ntuk menggerakan ac mobil, ac membebani kerja mesin melalui pully, bisa ga memodifikasi penggerak tersebut dengan motor listrik?, seperti prinsip elektrik fan yg dulunya menggunakan pully sebagai penggerak..

August 23, 2014 at 3:25 PM

Post a Comment

tinggalkan komentar menjadi lebih mudah... Silakan berkomentar sob... berkomentarlah dengan sopan... OkeY...^_^ jangan lupa pencet ikon "like" diatas y...